Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa (Qs. 2. ayat 183)
Kendaraan untuk orang mukmin yang mencapai derajat tinggi adalah TAQWA
Rasulullah SAW menyiapkan ramadhan 6 bulan sebelumnya, dan berikut ini adalah yang dipersiapakan oleh Rasulullah SAW dan para sahabat untuk menyambut Ramadhan:
1. KERINDUAN
Kerinduan pada kedatangan bulan ramadhan yang diawali oleh bulan rajab dan bulan sya’ban dengan sebuah do’a : Ya Allah berkahkanlah bulan Rajab & bulan Sya’ban dan sampaikanlah aku pada bulan Ramadhan. Bulan Rajab bulan nya Nabi, bulan Sya’ban bulan nya Allah dimana Allah akan mengangkat semua amal di bulan Sya’ban, dan bulan bulan Ramadhan adalah bulan nya umat mukmin.
2. Siapkan diri kita dengan baik untuk menyambut Ramadhan (Fisik, akal dan hati)
Perbanyak amal ibadan di bulan Sya’ban dengan: Test baca Al Qur’an lebih banyak lagi (target), Test sholat malam, Saum sunnah, Perbanyak ilmu – Ke utamaan Ramadhan (buku- Sekolah Ramadhan, Saum best of the best, dll) sehingga pada bulan Ramadhan kita sudah benar-benar menikmati ibadah dibulan itu dengan ilmu, tanpa perlu mencari-cari lagi.
Di bulan Sya’ban perbanyaklah puasa sunnah, sekaligus untuk tujuan latihan. Ada sebuah hadist yang mengatakan bahwa: Saya tidak melihat Rasulullah banyak berpuasa selain pada bulan Sya’ban. Karena bulan Sya’ban adalah bulan dimana diangkat amal kita oleh Allah SWT.
3. Merencanakan prestasi ibadah kita di bulan Ramadhan
Buat target ibadah selama Ramadhan: Khatam Alqur’an, Hafalan (ayat2 pilihan), Memahami arti dan tafsir Al Qur’an.
Merencanakan pola hidup untuk tidak konsumtif (siasati pola belanja)
4. Mengutamakan ukhuwah islamiyah. Ber- ukhuwah dengan tetangga, teman dan saudara kita hukum nya wajib.
5. Melaksanakan ibadah bulan Ramadhan, Berpuasa dengan ikhlas. Rencanakan i’tikaf, hiasi rumah-rumah untuk menyambut Ramadhan.
6. Menjadikan bulan Ramadhan sebagai bulan TAUBAT.
7. Menjadikan bulan Ramadhan sebagai bulan TARBIAH (pendidikan) dan bulan bulan DAKWAH.
8. Menjadikan bulan Ramahdan sebagai bulan Jihad. Untuk mendapat kemuliaan, segala sesuatu dengan kesungguhan. Jihad kepada diri sendiri, kembali kepada nilai-nilai Islami.
9. Mengambil keberkahan Ramadhan semaksimal mungkin.
10. Meningkatkan muhasabah (evaluasi) untuk menajamkan mata hati.
Berdoa semoga Ramadhan tahun ini jauh lebih baik dibanding Ramadahan sebelumnya. Amiin.
Dikutip dari Taujih Ust. Ghofar – August 10, 2008 Masjid Al-Adzkiya

